Wednesday, 11 March 2026

7.46


 Perasaan saya sedang kurang baik. Tadi subuh sebelum sahur saya mendapati air di kosan saya tidak keluar, dan seperti biasa saya chat ibu saya masalah itu. Saya kira responnya akan biasa saja, karena saya sudah terbiasa bercerita hal apapun termasuk hal random yang terjadi selama saya merantau. Tapi responnya bilang saya hanya memberi kabar tidak sedap terus. Melihat responnya seperti itu saya merasa sakit hati, padahal yang saya ceritakan masalah sepele. Memang dari kemarin saya cerita hal2 yang mungkin tidak mau ibu dengar, seperti thr saya yang belum cair, tensi saya cukup tinggi, dan hari ini air di kosan saya bermasalah. Saya bertanya-tanya kenapa responnyq begitu? Padahal selama ini saya hanya cerita saja, tidak pernah benar2 menyusahkan mereka karena pada akhirnya semua masalah nya bisa saya atasi sendiri. Saya cerita karena saya tidak punya tempat cerita lain yang saya percayai bahkan untuk berbagi hal-hal remeh. Saya jadi merasa terpuruk lagi, saya jadi mempertanyakan diri saya lagi, padahal sudah lama saya tidak merasa seperti ini. Apalagi saya sudah mulai berdamai dengan diri saya, semenjak ibu bawa saya ke ustad untuk di ruqyah, dan dibilang saya harus sering2 minta maaf ke ibu karena ada luka batin, saya sudah mencoba untuk bersikap baik dan menghilangkan semua pikiran2 negatif di pikiran saya. Tapi respon beliau pagi ini membuat saya sedih dan pikiran saya menjadi liar lagi. Apakah saya harus pergi ke profesional? Atau cukup menuruti ustad saya dengan banyak2 istigfar dan sholat saja?

Sunday, 7 February 2021

Cinta dan Winata





Bicara tentang cinta, cinta yang sebentuk perasaan ataukah cinta nya winata? 

Galau-galau nya anak sekolahan memang selalu unik, ada yang galau karena pacar selingkuh, padahal pacaran ala cinta monyet doang
ada yang galau karena ditolak
ada yang galau karena nilainya turun
ada yang galau karena temen deketnya punya temen baru
ada juga tuh yang galau gara-gara guru favoritnya ga juga notice
dan banyak galau galau lainnya yang kadang bikin lucu buat di inget

nah kalau galaunya Cinta nih, karena Winata berubah menjadi sangat perhatian
duh gimana sih cinta, di perhatiin sama crush ko gamau

"Cinta udah makan belum Cin?"

"Cinta, pulang bareng Winata ya."

"Cinta, Winata chat yah nanti kalau sudah sampe rumah"

"Cinta, ko telpon Winata di tutup tiba-tiba sih semalem?"

yah gitu deh, bikin Cinta merinding! sumpah. Bukan Winata bangeeeeet

Winata yang disukai Cinta tuh, yang irit ngomong, terus cuek banget, suka menjawir bibirnya kalau Cinta nyerocos tanpa henti seperti ibu guru yang sedang mendongeng.

Tapi, ini...

Cinta melengos, kedua manik mata yang tadinya menatap lurus kedepan tiba-tiba melebar dan dengan paniknya melihat ke segala arah.

Sedang di depan sana sosok tubuh jangkung yang sedari tadi mengunci eksistensi Cinta menyeringai kecil.

Binggo!

"Cinta!"

Tuhkan.. Pengen mengubur diri sendiri aja rasanya. Winata tuh sekarang jadi sering malu-malu in! ditambah koridor cukup ramai. terus juga Cinta bisa denger tuh beberapa orang cekikikan. makin bikin bete!

"Ih Cinta jahat banget, padahal Winata dari tadi udah manggilin Cinta, tau!"

Cinta cemberut ketika lengannya ditarik begitu saja. Kendati malas sebenarnya, tapi apa daya tubuhnya kecil dan lemah jika dibandingkan dengan Winata, yang saat ini memaksa tubuhnya memutar agar menatap laki-laki itu.

Di sisi lain, sebenarnya Winata ingin tertawa. Aduh lucu banget sih, Cinta.. Cinta

Niat awalnya memang Winata ingin mengerjai Cinta. Sudah kenyang dia dengan gombalan super nyeleneh milik gadis itu, yang terang-terangan mengatakan 'menyukai' nya. Bukan, bukan Winata jahat. Hanya saja, secara tidak langsung dia ingin berbagi pada Cinta. Yah, tentang berbagi rasa campur aduk yang selama ini pula Winata rasakan, akan kehadiran Cinta.

Kadang suka, gemes, ilfil, malu, kangen, perutnya seperti dikelitiki kupu-kupu dan banyak deh! kaya nano nano pokoknya!

"Winata jahat banget!"

Winata tertawa. wajah cemberut Cinta super duper menggemaskan.

Rona merah di hampir seluruh wajahnya mengindikasikan rasa malu yang amat sangat. Namun disamping itu, rasa menggelitik diperutnya tidak bisa tertahan. kecil-kecil gini, Cinta ngerti Winata secara tidak langsung membalas apa yang Cinta utarakan selama ini.

"Udah ketawanya Winataaaa, ih Cinta malu!"

yah berakhir teriak deh Cinta, saking kesalnya tuh. Winata cuma cekikikan aja sambil mengusak rambut Cinta, gatau aja sikapnya ini malah bikin Cinta tambah malu plus jantungnya kian berpacu.

"Yang ini serius nih Cin. Pacaran sama Winata yuk!"

Cinta pengen banget menenggelamkan diri! iya memang benar Cinta langsung menenggelamkan diri, maksudnya kedalam pelukan Winata gitu, kaya sekarang.


                                                                  

-The End-

Sunday, 31 January 2021

20:15 (tw! theres grammatical error!)




should I say hello? 

umm, ya hello, then? hehe I should say hi at least, because it's been a while since I post something here..

I have so many things to do back then, and yeah finally I'm graduated!! Haha

actually it's been a year tho, but ya I'm forget if have I even tell you this in my latest post or not.

so, how have you been doing?
I'm just so so
kidding hehe I'm good here. actually, I'm still trying my best to be good.

last year was hard, right? or right until this time? karena aku masih merasakannya. I must say, fuck this situation! I know no one on this earth want this covid19 happen, and the situation even get worse, I hope its getting better, we must getting better, jadi tetap jalani protokol ya! even we dont know until when, but at least we have to be healtly and strong enough to face this cruel situation. dont worry, you are not the only one:) 

including me, so many things I have to let it go, but life must go on. aku masih percaya semuanya cuma tertunda dan suatu saat satu persatu bisa aku wujudkan. 

seiring berjalannya waktu, aku bisa terima. aku jalani hari-hariku sebagai orang baru di dunia kerja, with my innocent though dunia kerja bakal lebih baik daripada saat kuliah. and I'm totally wrong. benar yang dibilang kalau yang paling menakutkan adalah manusia.

karena itu memang adanya. yang aku lakukan? fuck people! I'm only care about myself.

and of course theres ups and downs. ada kalanya aku bener-bener jadi orang yang bahagia banget
but theres time I'm feeling lost. its like I've messed up everything.
aku gapernah judge soal mentality ku, cuman ketika ada dititik itu, maybe I'm just tired, so I need to recharge my energy. being alone nor meet some friends, just want to talk nonsense so I could feel free..

but lately, my insecurities swallowed me. everything seems hard right now, aku merasa lebih sering mempertanyakan diriku sendiri. apa aku sudah melakukan yang terbaik?
apa aku pantas?
apa aku memang seburuk itu?
apa memang sesulit itu menyayangi diriku?
dari sekian video youtube dan tulisan yang aku tonton dan aku baca tentang betapa pentingnya mencintai dirimu sendiri, yang berarti menerima kelemahan kamu juga. but the reality ga semudah itu, its hard to overcome your weakness
atau mungkin aku aja yang kurang berusaha?

but I hope, someday or even tomorrow I can find something that can makes me loves myself more.

karena, aku gamau terus menerus terjebak disini sementara orang-orang sekelilingku sudah mulai terbang.



Wednesday, 4 September 2019

19.00


Hai!
Lama yah ga pernah lagi posting
Ga pernah bikin cerita, ataupun sekedar mampir bagi keluh kesah
Pengen flashback deh, ini blog udah berapa tahun yah?
Dari pertama post tentang idola cilik nih, terus ke cerpen gak mutu, terus lanjut ke semua tentang EXO, kemudian lahir berbagai macam fanfiction ga mutu
Dan gue berterimakasih banget sama yang mau baca
Sekarang, rasanya udah ga sanggup walau cuma bikin cerita pendek
Ide gue mentok
Semakin dewasa, semakin banyak ternyata urusannya
Yang paling menyita sih, kuliah.
Alhamdulillah 4 tahun udah berlalu, sekarang udah beres sidang juga tinggal menunggu wisudanya aja
Kalau di pikir-pikir semua sih ga banyak berubah dari gue
Masih suka EXO
Masih kaya bocah juga
Masih suka baca cerita fanfiction juga, hehe
Tapi yang sekarang jadi concern, apa gue bakal begitu-begitu aja setelah ini?
Umur gue udah bertambah 1 angka lagi bulan agustus kemaren
Oktober besok gue udah wisuda
Lalu resmi jadi alumni,
Alumni kampus
Alumni remaja,
Dan akhirnya mau ga mau gue harus nerima kalau gue bukan bocah lagi
Hal terberat sih menurut gue
Karena fase ini yang selalu bikin gue takut.
Takut, karena dunia ga selalu bisa ramah
Dan gue belum punya tameng apapun buat hidup lepas di dunia yang ga ramah ini
Gue takut tersakiti, gue takut ditinggalin, gue takut kehilangan, gue takut sendiri
Itu, yang bikin gue ngerasa stress akhir-akhir ini
Padahal kalau dipikir gue ga punya masalah serius
Keluarga gue baik-baik aja, temen baik-baik aja, semua gue rasa baik-baik aja. Kecuali satu
Gue..
Gue yang ga baik-baik aja
Harus apa biar gue siap, siap buat future gue?
Apapun yang bakal terjadi, yang ga gue tau
Yang menyenangkan, sekalipun itu menyakitkan
Satu hal yang gue pengen
Gue, siap. Itu aja

Ga kerasa nulis segini aja butuh waktu lebih dari 15 menit, ini bener-bener ngebuktiin kalau gue udah ga sakti lagi merangkai kata, hehe
Gue udah payah dalam hal ini, efek terlalu lama belajar eksak
Belajar ilmu pasti
Udah ga bisa bikin gombal kata
Walau secinta apapun gue sama sastra, cuma bisa sekedar rangkai kata sesuai hati gue
Yang pasti, ini bukan sebuah cerita ya
Ini cuma sekilas kegalauan gue
Bukan buat kalian,
Ini buat gue, dimasa depan
Semoga lo baca, dan bisa bangga
Kalau dulu lo pernah ada dikeadaan ini
Gue berharap saat lo baca ini
Lo udah jadi manusia yang luar biasa

Love - From 23rd years old, yours.